Jumlah Soal
:
20 soal
Waktu
:
90 menit
Mulai
:
Selesai
:
Sisa
:
Kelas : 3, SPMB (IPS Terpadu/UMPTN Tahun 2000)
Peliknya kasus tanah jarang muncul pada masa reformasi telah membuat iklim investasi di Sumsel memasuki lampu merah. Menurut data, sampai saat ini tercatat 139 kasus tanah memerlukan penanganan. Kasus yang paling menonjol adalah sengketa antara perusahaan perkebunan dengan rakyat dan penyerobotan lahan hutan. Dua kasus terbaru yang menyangkut investasi adalah PT MHP dan PT WM. Untuk kasus PT MHP, warga 12 desa dari Kecamatan Rambang Lubai, Kabupaten.Muaraenim mengklaim, arealnya seluas 26.600 hektar diserobot perusahaan pengusahaan hutan tanaman industri ini. Warga minta ganti rugi Rp. 665 milyar. Pimpinan MHP di Palembang, mengatakan, tuntutan warga itu sama saja menyuruh MHP hengkang dari Sumsel. Saat ini perusahaan yang beraset Rp. 500 milyar ini tidak punya dana segar dan tahun depan harus mencicil bunga bank. Sedangkan kasus PT WM, yakni tumpang-tindih perizinan di areal hutan yang sudah menjadi konsesi perusahaan tambak udang terbesar di Asia Tenggara ini. Bukan itu saja, seluas 12.000 hektar lahan hutan mangrove yang menjadi penyangga dana Sumsel, telah habis dibabat oleh 4.000 KK petambak yang berasal dari Lampung dan Tangerang.
1.
Kalimat yang mengandung makna aset seperti dalam bacaan di atas ialah kalimat ........
A.
Keberanian merupakan modal pertama dalam ujian.
B.
Dia bekerja tanpa modal apa pun, kecuali semangat yang kuat.
C.
Sumber daya manusia yang berkualitas merupakan modal untuk pembangunan.
D.
Ia menanamkan modalnya dalam perusahaan itu.
E.
Jalan itu dibangun dengan modal penghasilan desa yang hampa iuran hasil pertanian.
2.
Dalam bacaan di atas, yang memasuki lampu merah adalah ........
A.
kasus tanah
B.
iklim investasi di Sumsel
C.
kasus tanah pada masa reformasi
D.
investasi di Sumsel
E.
peliknya kasus tanah
3.
Bacaan di atas mengandung unsur :
1.
habitat tanah rawa
2.
migrasi penduduk
3.
data spatial
4.
konflik penggunaan tanah
4.
Dari bacaan di atas dapat disimpulkan :
1.
Produksi perkebunan di daerah tersebut kemungkinan besar akan meningkat
2.
Produksi basil perkebunan kemungkinan besar akan menurun
3.
Harga basil perkebunan menurun
4.
Harga basil perkebunan meningkat
5.
Kata konsesi dalam kalimat sebelum terakhir pada bacaan di atas berarti ........
A.
hak perizinan
B.
kewajiban
C.
konvensi
D.
perjanjian
E.
perikatan
6.
Rata-rata tiap 1 m² warga minta ganti rugi sebesar ........
A.
25 ribu rupiah
B.
250 ribu rupiah
C.
2500 rupiah
D.
35 ribu rupiah
E.
3500 rupiah
7.
Bila tiap-tiap 1/5 dari jumlah KK mendapat 1 bagian, 2 bagian, 3 bagian, 4 bagian dan 5 bagian dari seluruh hutan mangrove yang dibabat ini, berarti tiap-tiap KK rata-rata mendapat bagian sebanyak .........
A.
2 ha
B.
2,5 ha
C.
3 ha
D.
3,5 ha
E.
4 ha
Peluang bisnis jagung manis cukup menggembirakan. Permintaan pasar lokal sejak beberapa tahun terakhir sangat memberi harapan, dari Jawa Barat kini meluas ke Jawa Tengah dan DIY.
Dari l kilogram bibit, dapat disebar ke lahan seluas 1.500 meter persegi. Maka untuk satu hektar lahan, dibutuhkan 7 kg bibit. Dengan begitu, banyak keuntungan yang dapat diraup dari berkebun jagung manis. Dari 1 kg bibit bisa dihasilkan sekitar 2 ton jagung manis. Kalau 1 kg mempunyai harga Rp 1.500,00, maka dalam m hektar dapat menghasilkan sekitar 21 juta rupiah.
Di pasar lokal, ada dua klasifikasi jagung manis, kelas A dan kelas B. Jagung kelas A ke super market, sedangkan jagung kelas B dilempar ke pasar tradisional.
8.
Usaha tani komoditas pada bacaan di atas cukup menjanjikan karena ........
A.
tersedia lahan yang luas
B.
umur tanaman pendek
C.
memerlukan tenaga kerja yang sedikit
D.
pemasaran luas
E.
teknologi sederhana
9.
Kalimat ke-1 alinea ke-2 bacaan di atas komunikatif, tetapi tidak baku.
SEBAB
Kalimat ke-1 alenia ke-2 bacaan di atas tidak bersubjek.
10.
Pemakaian kata
maka
pada kalimat terakhir alinea ke-2 bacaan di atas bersifat mana suka.
SEBAB
Apabila kalimat terakhir alinea ke-2 bacaan di atas diubah susunannya, kata maka harus dihilangkan.
11.
Kondisi propinsi tersebut terakhir pada alenia pertama bacaan dia atas dibandingkan dengan kedua provinsi yang lain :
1.
jumlah penduduk
2.
kepadatan penduduknya paling tinggi
3.
perturnbuhan penduduknya paling rendah
4.
luas wilayahnya paling sempit
12.
Pahlawan Revolusi yang berasal dari propinsi ke-2 yang disebut pada alinea ke-1 bacaan di atas adalah ........
1.
Ahmad Yani
2.
S.Parman
3.
Sutoyo Siswomiharjo
4.
Suprapto
13.
Untuk memperoleh penjualan jagung seharga 100 juta rupiah, petani jagung harus menyediakan bibit sebanyak ........
A.
25 kg
B.
28 kg
C.
32 kg
D.
35 kg
E.
40 kg
14.
Sesuai dengan kalimat pertarna alinea ke-2 bacaan di atas, bibit jagung ditanam pada lahan persegi dengan panjang 100 meter dan lebar 15 meter, yang membentuk deretan sejajar lahan masing-masing butir berjarak 80 cm dan yang sejajar lebar lahan berjarak 75 cm, maka 1 kg bibit berisi ........
A.
27000 butir
B.
2646 butir
C.
2625 butir
D.
2520 butir
E.
2500 butir
Musim kemarau, tahun 1999 yang Ialu membawa petaka bagi sebagian petani di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Tanaman padi seluas 3.200 hektare gagal panen karena kekeringan. Ini berarti bahwa sebanyak hampir 20.000 ton padi tidak jadi dipanen.
Lain halnya dengan petambak garam di Kabupaten yang sama. Mereka sangat menikmati musim kemarau tahun yang lalu. Hal ini karena selain produksi garamnya melimpah, harga garam mencapai Rp, 200,00 per kg. Harga garam pada musim panen tahun-tahun sebelumnya hanya berkisar antara Rp. 60,00 harga Rp. 100,00 setiap kilogramnya.
Setiap hektare tambak garam, dalam waktu satu minggu, dapat menghasilkan garam sebanyak 3 ton. Para petambak garam menyewa lahan kepada pemilik lahan tambak senilai Rp. 2.000.000,00 per hektare untuk musim kemarau, yang biasanya sampai selama 18 minggu.
Di Kabupaten Indramayu, terdapat 120 hektare tambak garam. Produksinya dikonsumsi untuk bahan makanan, pengawet ikan, dan industri kimia.
15.
Bagian kalimat yang diterangkan oleh kata "yang" pada kalimat kesembilan bacaan di atas adalah ........
A.
petambak garam
B.
para petambak garam
C.
para petambak garam yang menyewa lahan
D.
lahan
E.
penyewa lahan
16.
Kata pertama dan kedua kalimat kesebelas bacaan di atas berarti 'hasil'.
SEBAB
Kata "produksi" bermakna yang sama dengan kata 'produk'.
17.
Sungai terbesar yang melalui Kabupaten tersebut dalam bacaan di atas mendapat pasokan air dari berbagai lereng gunung, kecuali dari lereng gunung ........
A.
Ceremai
B.
Cakrabuana
C.
Guntur
D.
Telagabodas
E.
Galunggung
18.
Usaha pemerintahan untuk meningkatkan kehidupan petani sebagaimana tersirat dalam bacaan menjadi tanggungjawab ........
A.
Menteri Perindustrian dan Perdagangan dan Menteri Pertanian
B.
Menteri Pertanian dan Menteri Per tambangan dan Energi
C.
Menteri Pertambangan dan Energi dan Menteri Perindustrian dan Perdagangan
D.
Menteri Pekerjaan Umum dan Menteri Pertanian
E.
Menteri Dalam Negeri dan Menteri Pekerjaan Umum
19.
Pada pertengahan abad XVI Kabupaten tersebut dalam bacaan merupakan daerah kerajaan .......
A.
Pajajaran
B.
Banten
C.
Mataram
D.
Cirebon
E.
Demak
20.
Untuk menghasilkan garam sebanyak yang tercantum pada bacaan di atas dibutuhkan air laut yang diuapkan lebih kurang sebanyak ........
A.
65,5 ton
B.
70,5 ton
C.
75, 5 ton
D.
80,5 ton
E.
85,5 ton
Home
Copyright © 1990-2009,
SI-Cairo
, All rights reserved.
Homepage :
http://www.indonesianschool.org
, email :
dapur soal