18 September 2020

Sekolah Indonesia Cairo

Berbudi, berkreasi, berprestasi

SIC In House Training(IHT)

5 min read

Triump Hotel Kattamiyah, 14-16 November 2019

Temu bareng SIC Pendik dan Tipendik dibilangan Kattamiyah, Kota Baru Kairo, dalam rangka Optimalisasi Digital Learning dalam pembelajaran dan merefresh suasana kebersamaan yang sudah lama dan senantiasa dirajuk. yang dibidik untuk meningkatkan kemapuan personal SIC, guru dan tenaga kependidikan.
dan sekaligus Relunch Website SIC, setelah beberapa bulan terakhir sempat beku.

——————————————————————————————————————–

IN house Traning SIC kali in bertempat  Triump Hotel Kattamiyah. Dari Kamis dan sabtu.

Dubes RI untuk Republik Arab Mesir, Bapak  Helmy Fauzy berkenang hadir dan memberikan speech, arahan dan petunjuk sekaligus membuka acara IHT secara resmi yang akan berjalan selama tiga hari.

Tema IHT “Optimalisasi Digital Learning dalam pembelajaran” disoroti khusus oleh beliau. Dan membawa hadirin ke rana tilas balik perkembangan awal teknologi. Era dimana industri mengalami geliat revolusi, dengan ditemukannya mesin-mesin pabrik, kereta api, Listrik, telepon dan lain-lainnya. Dan dari situlah teknologi secara nyata menampakan fungsinya untuk kemaslahatan umat manusia.

Hal terus berlanjut dan berkembang hingga muncul dan dikembangkannya komputer. Dan opini beliau, Harus ada penyesuaian cara pandang dan sikap terhadap fenomena dan dinamika teknologi yang terjadi pada saat ini, yang mana saat ini telah memasuki level 4.0. Semua lini akan mengalami perubahan sejalan dengan revolusi industry secara khusus revolusi Pendidikan, imbuhnya.

Versi ke 4.0 level dari pada perkembangan Teknologi, IT dimana internet muncul dan memukau. Maka teknologi pendidikan pun tentunya akan mengalami perubahan yang signifikan. Dan ini akan merubah juga moda dan type pentransferan ilmu pengetahuan.

Ketika pada masa lampau guru adalah satu satunya pemilik Informasi dan mentransferkan ilmu ke murid.

Namun kala ini, situasi ini berubah. Hanya  dengan melalui tangan dan media semua bisa digapain dalam hitungan detik. Dengan ditemukan berbagai moda dan media. Yang tidak terbatas.

Informasi dan pengetahuan turun dari berbagai arah hanya dengan sekedar mengunduh dari internet. Akan tetapi guru pada saat yang sama sangat diperlukan untuk bisa melakukan gebrakan dalam Teknik proses mengajar, kalimat garis bawah dari Bapak Dubes.

Saat indonesia mencanangkan kemampuan literasi diberbagai lini,  maka literasi digital yang dimaknai sebagai kemampuan membaca, menganalisa, menafsirkan serta mengimpelementasikan berbagai ilmu dan Informasi -bagi pendidik era 4.0-  ilmu literasi teknologi adalah suatu tuntutan yang tidak bisa dihindari lagi

Dalam mengahadapi tantangan tantangan yang berkaitan IT, belajar dari Jak MA(interpenur Cina).

Bapak Dubes juga menegaskan(belajar dari pengalaman Jack MA) bahwa terdapat tantangan besar bagi semua pihak, apabila tidak mengikuti perubahan-perubahan yang terjadi. Maka bagaimana bisa kita akan menghadapai tantangan-tantangan.

Beliau juga menyinggung Pemerintah indonesia didepan era 4.0 melihat indonesia sudah wajib untuk melakukan perubahan secara besar-besaran dalam penanganan pendidikan Nasional. “Maka kurikulum pendidikan indonesia juga harus mengalami penyetaraan” ungkap beliau.

Dari sini dalam rangka penyiapan generasi 4.0, iharapkan dari acara IHT ini, pendidik dan tenaga kependidikan SIC harus mampu berasimiliasi dengan teknologi dan perkembangannya dalam interaksi pembelajaran siswa.

“Dalam mengimbangi laju teknologi digital. Berkarakter, dan berakhlak serta memilik hati dan kecergasan akal manusia jangan pernah lepas secanggih apa pun teknologi itu, Nasehat beliu dipenghujung cerama beliau.

Usai orasi  beliau membuka acara IHT SIC, secara resmi

E-learning yang terkoneksi bisa menjadi jawaban untuk pendidikan bagi anak-anak indonesia yang berada di luar negeri. Dan secara khusus di daerah timur tengah atau Teluk dan jazirah arab.

SESI 1:

OneNote :

OneNote adalah program untuk pengumpulan informasi bentuk bebas dan kolaborasi multi-pengguna. Ini mengumpulkan catatan pengguna, gambar, Kliping layar dan komentar audio. Catatan dapat dibagikan dengan pengguna OneNote lainnya melalui Internet atau jaringan(wikipedia).

Ini program sesi kedua dari IHT, yang dibawakan oleh bapak kepala sekolah, Ismail Nur “Pembuatan modul/buku berbasis Onenote”. Adapun bahasan dari program ini:

  1. Tujuan dan pemakaian program.
  2. Pengenalan tool-tool one note.
  3. Teknik Penggunaan.
  4. Save ke PDF
  5. Output dalam bentuk E-book pembelajaran

Dengan Onenote pendidik dan tenaga kependidikan diajar untuk membuat buku, Notulansi dan bentuk catatan-catan lainnya.

Dalam hal ini, semua peserta diarahkan membuat user login diatas platform Onenote.

Sesi II. : Pembelajaran yang Kreatif dan yang Membelajarkan Kreatifitas Siswa.

Sesi ini dibawakan langsung oleh ATDIKBUD KBRI Kairo, Bapak Dr. Usman Syihab. Menyampaikan paparan “Pembelajaran yang Kreatif dan yang Membelajarkan Kreatifitas Siswa”.

Paparan yang digaris bawahi, adalah pembelajaran yang diserap dari sistem Cambridge adalah pengalaman mereka dalam proses belajar mengajar yang mengedepankan kreatifitas dan inovasi. Dan dengan pembiayaan khusus.

Siswa harus kreatif yang terbangun dari awal akan membentuk personal yang siap untuk menghadapi berbagai hal dan situasi.

Jiwa dan mental inovasi bukan milik anak didik tingkat tinggi, akan tetapi siswa-siswa kelas dasar(sebutlah TK SD dan seterusnya).

SWOT analysis sudah pantas untuk diarahkan sejak awal-awal. perkembangan anak.

Guru ditantang untuk menantang siswa dengan keriskanan namun terukur. Bidikannya agar siswa bisa terbentuk jiwa kreativitas dan inovasi.

Guru harus mampu bisa memetakan dan memposisikan tingkat-tingkat kecerdasan anak didik.

Pendidik juga dituntut harus mampu menjadi Asisten pada setiap proyek, apatah lagi jika proyek itu dianggap proyek bobot lanjut.

Dan selalu yang jadi garis bawa Ruh pendidik harus hadir setiap saat di semua sendi-sendi proses mendidik, pembelajaran dan hal-hal terkait, ditegaskan bapak Usman dipenghujung Sesi.

SESI III: KELAS MAYA.

Dengan mengkait ke Belajar.Kemendikbud.go.id, sesi Kelas Maya oleh Bapak Guru Hisyam Hidayatullah, peserta guru diajak untuk masuk kedalam dunia maya milik Kemendikbud. Disini peserta dilatih untuk menguasai plaftfor KBM berbasis internet, ini adalah karya anak bangsa dari Pustekkom. 

Peserta, seperti di Onenote, di kelas maya ini juga diarahkan pertama-tama untuk memiliki akun pada lama kelas maya. Dan dengan terdaftar disana pelatihan pun dimulai.

Kelas dibuat, Siswa diinput, evaluasi dibuat adalah etafe tool yang dilewati dalam latihan kelas maya ini. Sedangkan untuk sumber-sumber materi, peserta disodorkan link-link khusus belajar. www.belajar.kemendikbud.go.id/jejakdunia,. secara menyeluruh, kelas maya ini akan membantu dan menkinikan para pendidik(guru) dalam proses belajar mengajar. Model tradisional KBM akan lambat laun digantikan dengan model kelas maya online. Dari akun kelas maya masing-masing anggota, bisa berinterksi dengan semua guru seluruh indonesia dibelahan dunia mana pun berada. Dan dari sini mereka bisa bertukar dan berbagi ide.

Dengan link presentasi sebagai berikut: materi

 

Sesi IV: E-Learning.

E-Learning Darpo. 

E-Learning menggunakan online kelas maya yang dikembangkan oleh salah seorang guru SIC. Bapak Darpo. Beliau melalui E-Learning miliknya, membawa peserta kepada dunia maya Pembelajaran, warna lain. Jika kelas maya oleh bapak Hisyam dari Kementerian, maka E-Learning Darpo adalah kelas maya terbatas dalam manajerial sendiri. Namun dalam konten fokus dalam satu tempat.

Pada dasarnya, ada kesamaan dengan kelas Maya pada sesi sebelumnya. tapi untuk manajaerial dan modifikasi akan lebih cepat dan mudah karena langsung dipegang oleh bapak Darpo sendiri. Ada yang khas dari Darpo E-Leaning, untuk tembolok evaluasi, latihan dan soal-soal. Hampir semua model pertanyaan dan soal-soal dari old school bisa di Darpo E-Learning.

Ada garis bawa beliau disini, bahwa E-learning “tidak berarti guru dan peran guru sudah tidak ada, justru disinilah tuntutan untuk lihai dan bisa memposisikan guru yang diguguh harus hadir, no bargain”.

Pembuatan aplikasi sway.com dari microsoft office 365


SIC In House Training(IHT)

Wordpress Social Share Plugin powered by Ultimatelysocial