15 May 2021

Sekolah Indonesia Cairo

Berbudi, berkreasi & berprestasi

Virtual Experience “Museum Bank Indonesia”

2 min read

Pagi ini siswa-siswi Sekolah Indonesia Cairo sudah ramai berkumpul dalam media Zoom, mereka terlihat sangat antusias dalam menunggu kegiatan dimulai. Ya, hari ini kami Sekolah Indonesia Cairo akan mengadakan kunjungan virtual ke museum Bank Indonesia. Acara ini dipelopori oleh ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan (DWP) KBRI Cairo bersama dengan Sekolah Indonesia Cairo. Kegiatan ini dilakukan untuk mengenalkan Museum Bank Indonesia kepada anak-anak Sekolah Indonesia Cairo yang mungkin belum pernah mengunjungi museum tersebut, bahkan mungkin ada juga yang belum pernah mengunjungi tanah air Indonesia. Selain itu tujuan kegiatan ini tentunya yang paling utama adalah untuk pembelajaran, yaitu dengan mengenalkan sejarah Bank Indonesia berdiri dan juga beberapa kebijakan yang pernah diambil Bank Indonesia saat itu.

Kegiatan ini langsung dipimpin oleh pembawa acara dari Museum Bank Indonesia Kak Randi dan Kak Noven yang merupakan edukator dari Museum Bank Indonesia. Diawal kegiatan ini Kak Noven menjelaskan tentang sejarah Museum Bank Indonesia yang sudah berlangsung lama bahkan sejak masa penjajahan Belanda. Siswa-siswi Sekolah Indonesia Cairo kagum dengan lamanya museum tersebut berdiri. Kak Noven mulai menyusuri bangunan Museum Bank Indonesia yang meskipun sudah tua tetapi masih tetap terawat dengan baik. Sambil berjalan Kak Noven juga tidak lupa menjelaskan sejarah pada setiap tempat yang  dikunjunginya. Banyak diorama yang terlihat telah disediakan oleh Museum Bank Indonesia untuk pengunjungnya yang dapat kami lihat juga.

Tak selang berapa lama pemandu acara digantikan oleh Kak Randi dimana tidak kalah menariknya dengan Kak Noven. Kak Randi seakan-akan membawa kami dalam masa awal berdirinya Bank Indonesia, dimana dengan menunjukkan diorama dan juga menunjukkan kekayaan Bank Indonesia pada masa lampau. Kak Randi juga menjelaskan tentang uang yang dipotong menjadi dua, dia menjelaskan bahwa uang tersebut adalah hasil kebijakan Gunting Syafrudin dan sangat terkenal pada masa demokrasi parlementer 1949-1959. Diakhir kegiatan Kak Randi dan Kak Noven memberikan kuis kepada seluruh peserta yang mengikuti, tak lupa juga mereka menyampaikan bahwa aka nada hadiah yang menarik. Setelah sesi kuis ada sesi Tanya jawab yang menunjukkan antusiasme siswa-siswi Sekolah Indonesia Cairo yang ingin mengetahui sejarah Bank Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Wordpress Social Share Plugin powered by Ultimatelysocial