EKSPLORASI TANAMAN DAN TUMBUHAN
5 min read
Pagi Ini (Kamis, 07/09/2024) Sekolah Indonesia Cairo (SIC) menyelenggrakan kelas inspirasi untuk jenjang Taman kank-kanak (TK), Kegiatan ini dilaksanakan di Outdoor atau alam terbuka, tepatnya di Al-Houriyyah Park di district Zamalek tak jauh dari district Dokki lokasi Sekolah Indonesia Cairo.
Cuaca pagi hari Ini sangat cerah dan cukup sejuk, serta diselimuti oleh hangatnya sinar sang surya, semilir angin sepoi-sepoi seakan membawa kami berpetualang ke alam rimba yang dipenuhi berbagai jenis tanaman dan tumbuhan hijau sehingga menimbulkan efek nuansa asri, dengan demikian keadaan cuaca hari ini bisa dikatakan sangat bersahabat guna menopang berjalannya kegiatan kelas Inspirasi di dalam taman ini.
Kelas inspirasi ini bertema MENGENAL JENIS TANAMAN DAN LEBAH MADU, ada banyak manfaat yang dapat diperoleh dengan adanya kelas inspirasi ini, antara lain memberikan kesempatan yang luas serta inspirasi bagi seluruh ananda siswa-siswi TK untuk memilih profesi sesuai cita-cita setingigi-tingginya sesuai dengan minat dan bakat yang diharapkan dimasa mendatang.
Pada saat ini di Al-Houriyyah Park sedang berlangsung International Flower Expo atau pameran tahunan yang berhubungan dengan Jenis taman/tumbuhan, digelarnya perhelatan pameran ini tentunya menjadi kesempatan emas bagi kami untuk memperkenalkan berbagai macam jenis tanaman/tumbuhan serta manfaat dan fungsinya bagi makhluk hidup kepada anak-anak.
Agar lebih asyik, enjoy, dan happy sebelum penyampaian materi Kelas inspirasi Jenjang Taman Kanak-Kanak ini dibuka terlebih dahulu dengan pemanasan atau ice breaking tepuk semangat dengan harapan dapat menggugah selera semangat anak-anak dalam menyerap materi penting ini.
Setelah berjalan 40 menit kurang lebih disampaikan penjelasan materi sederhana seputar maksud tanaman/tumbuhan serta peran dan fungsi bagi makhluk hidup, dilanjutkan dengan segmen interaksi lebih dalam yaitu dengan meminta menjelaskan Kembali materi yang sudah disampaikan.
Kelas Inspirasi bagi peserta didik anak usia dini tentu sangat menantang bagi seorang guru terutama dalam menyampaikan dan menjelaskan materi, kita sangat dituntut seolah kita bermain bersama sambil belajar dengan mereka, namun karena watak anak-anak yang masih belum stabil atau dalam proses masa pertumbuhan/perkembangan, Jika ada perilaku atau tingkah polah apapun yang muncul dari peserta didik usia dini harus kita hadapi dengan extra kesabaran, Karena saat ini masa mereka dalam tahap mengenal memilah dan memilih, memang tidak mudah untuk terus mempertahankan fokus mereka terhadap materi, sebab salah satu fitrah anak-anak senang bermain.
Pada awalnya anak-anak mengikuti materi seputar tanaman ini dengan khidmat namun seling beberapa menit kemudian fokus mereka buyar (kabur), karena mungkin bisa jadi merasa jenuh atau bosan dengan materi tersebut, namun kami berusaha menyampaikan materi ini semenarik mungkin agar mereka tetap bisa terus mengikuti kelas inspirasi ini, bukan sekedar presentasi kata melainkan disertai presentasi media visual (gambar) sebagai wasilah pengganti proyektor, sebab kelas inspirasi di alam terbuka atau taman ini tidak memungkinkan untuk menggunakan media tersebut, kemudian kami mencoba cari celah untuk bisa mengembalikan fokus anak-anak dengan sejenak melantunkan tepuk Pohon, lalu mereka pun kembali mengikuti materi.
Disela-sela penyampaian materi ini kami mencoba interaksi dengan anak-anak dengan mengajukan berbagai pertanyaan seputar materi tanaman, sebenarnya pada sesi ini merupakan momen terbaik bersama mereka sebab disini diuji seberapa jauh pengetahuan mereka seputar tanaman/tumbuhan, bagi anak yang bisa menjawab sebuah pertanyaan tersebut akan diberikan reward atau hadiah sebagai bentuk motivasi/dorongan nyata bagi mereka agar mempelajari, mengenal, meneliti lebih jauh lagi seputar tanaman/tumbuhan.
Setelah penyampaian materi kelas Inspirasi ini usai kami bersama anak-anak sejenak rehat untuk ngemil bareng, membuka kotak bekal masing-masing, pada momen ini mereka diajarkan arti kebersamaan dan saling berbagi, Norma ini patut dijunjung tinggi dan secara darurat perlu ditanamkan sejak usia dini agar menjadi sebuah kebiasaan yang baik, karena karakter pribadi yang baik akan terbentuk dari suatu kebiasan yang baik pula.
Sikap ini harus menjadi Habit sedini mungkin di zaman now yang penuh dengan tantangan dan harapan, sebab di era 5.0 sudah mengalami degradasi akhlak yang perlu diperhatikan ulang, ditinjau dan digaungkan secara konsistensi, karena sebaik-baik bekal bukanlah sekedar ilmu pengetahuan saja namun juga harus disertasi bimbingan dalam pendidikan akhlak mulia guna membentuk karakter pribadi yang mulia dan unggul, dalam sebuah hikmah disebutkan Belajarlah Adab Sebelum Mempelajari Ilmu.
Kami melanjutkan petualangan bersama anak-anak mulai bekeliling dan menelusuri taman dengan mencoba eksplorasi lebih mendetail perihal jenis tanaman yang kami temukan, mulai dari tanaman hias seperti pohon kaktus, lidah buaya, bunga mawar dan berbagai jenis tanaman buah-buahan lainnya, yang tak kalah menarik lagi di pameran ini terdapat Dragon Fruit (buah naga) yang menjadi buah favorit masyarakat indonesia, anak-anak sangat penasaran dengan jenis buah ini mereka saling bertanya dan berbincang penuh antausias sebab jenis buah ini bagi anak-anak yang tinggal di Mesir merupakan jenis buah yang sangat langka dan jarang sekali ditemukan, terkesan buah yang sangat asing.
Lalu kami menelusuri bagian-bagian taman dan mendapati sebuah kotak kayu berwna biru yang didalmnya terdapat sarang lebah, namun sayang kami tidak dapat menyaksikan wujud sarang didalam kotak tersebut, kami pun mencoba jaga jarak, menjauh dari kotak itu khawatir tersengat lebah, Kemasan-kemasan toples mini yang terbuat dari kaca/beling berisi madu pun berjajar dan tersusun dengan rapih, tiada lain toples madu itu untuk diperjualbelikan.
Di stand sarang lebah madu Ini kami tak sengaja bertemu dengan ketua Event Organizer (EO) pameran tersebut, banyak yang kami bicarakan terutama seputar pameran jenis tanaman ini, terus kami dipandunya untuk berkeliling melihat-lihat berbagai jenis pameran disekitarnya, sampai diperkenalakan dengan sebuah seni kerajinan yaitu cara membuat Pot Bunga atau Vas, Pada segmen ini anak-anak sangat tertatik untuk mencoba demo tutorial peragaan ulang,
Seolah-olah mereka sedang membuat Vas bunga, satu persatu dari mereka pun memeragakan pembuatan Vas tersebut dengan senang penuh kegembiraan.
Tak terasa waktu berkunjung di pameran ini akan berakhir, kurang lebih 2 jam kami berada di International Expo Flower, ada banyak pelajaran yang bisa kami petik/ambil hikmahnya.
Sembari kami menuju pintu Exit, sejenak pemandu tersebut mengajak untuk melihat berbagai jenis ikan dalam Aquarium mini serta ikan-ikan yang berada di dalam kolam buatan terbuat dari terpal yang dipenuhi dengan batu-batu alam menjadikan ikan seolah berada di alamnya sendiri.
Di taman ini ada yang tak kalah menarik perhatian bagi anak-anak, yaitu mereka menyakiskan seekor burung sedang berlompat-lompat kecil diatas rerumputan hijau, terlihat burung itu sedang mencari-cari makanan, mereka saling bertanya satu sama lain tentang nama burung itu, salah satu dari mereka bilang “itu burung perkutut”, suasana kocak ini menjadikan kami tertawa geli menyaksikan polah tingkah anak-anak, jenis burung ini memang jarang menampakkan diri di tempat ramai, burung ini bernama Hudhud atau juga dikenal sebagai burung pembawa berita, kisah burung Hudhud ini sangat fenomenal. Eksistensi jenis burung ini telah ada di zaman Nabi Sulaiman AS yang diberikan kemampuan untuk bisa memahami bahasa burung sebagaimana diabadikan dalam Al Qur’an.
Kegiatan kelas inspirasi Outdoor untuk Jenjang TK SEKOLAH INDONESIA CAIRO penuh dengan keseruan dan keceriaan, aktifitas ini ditutup dengan foto bersama berlatar tanaman berbagai jenis bunga.
Alhamdulillah kegiatan ini terlaksana dengan baik, lancar dan semoga sesuai yang diharapkan.