Persiapan SNMPTN 2020 Dan Info Alumni SIC

Persiapan hendaknya dimulai sejak dini, berbagai informasi tentang perubahan pendaftaran sudah didengungkan sejak awal. Pada prinsipnya, yang perlu ditekankan di sini, SNMPTN itu bukan proses seleksi yang bisa dikuantifikasi, dalam proses ini bisa dibilang tidak ada yang pasti lolos atau pasti tidak lolos. Kalau SNMPTN ini diibaratkan sebagai sebuah permainan kartu, maka kartu yang jadi “modal” siswa adalah sebagai berikut:

(1) nilai rapormu selama ini dan (2) indeks sekolah masing-masing – yang mana dua hal tersebut udah terjadi dan tidak bisa berubah. (3) Berdo’a kepada Alloh SWT Tuhan Yang Maha Kuasa. Selanjutnya tinggal bagaimana siswa memainkan kartu-kartu itu untuk memilih PTN dan jurusan yang siswa inginkan atau yang mempunyai peluang diterima yang besar.

Tata cara proses SNMPTN 2020

Dapat diibaratkan dalam sebuah permainan kartu, kamu gak bisa bener-bener tau persaingan semacam apa yang terjadi di jurusan PTN yang siswa bidik. Siswa tidak bakal tahu seberapa banyak dan seberapa bagus nilai para lawan mainmu (baca: para pesaing peserta SNMPTN yang lain). Sehingga pada dasarnya, kamu juga ga akan pernah tau persis berapa peluang untuk lolos. Tapi meskipun begitu, bukan berarti kamu bener-bener ngasal gitu aja. Biar kesannya cuman untung-untungan, main kartu aja ada strateginya. Peluang dalam permainan yang serba tertutup seperti ini, meskipun sulit diukur, tapi kamu tetap bisa memaksimalkannya.

Secara umum PTN lain akan menggunakan cara yang kurang lebih sama dalam menilai berkas-berkas pendaftaran kalian, meskipun tiap PTN bakal punya kebijakan tersendiri yah. Berikut ini beberapa hal yang (kemungkinan besar) menjadi kriteria penilaian SNMPTN berdasarkan publikasi di atas:

1. Faktor Kualifikasi Siswa

merupakan capaian siswa selama sekolah, dengan beberapa poin yang bisa menjadi penilaian antara lain:

  • Nilai raport, meliputi besar nilai, konsistensi, rata-rata, nilai mapel tertentu
  • Prestasi siswa: tingkat internasional, nasional, propinsi, kabupaten/kota, tidak ada prestasi.

2. Faktor Indeks Sekolah

merupakan nilai sekolah di suatu PTN. Indeks SMA X di PTN A bisa berbeda dengan indeks SMA X di PTN B. Beberapa poin yang bisa menjadi penilaian untuk kategori ini antara lain:

  1. Akreditasi: A, B, C, Tanpa akreditasi
  2. Jenis kelas: Akselerasi, RSBI, Reguler
  3. IPK dan prestasi alumni di PTN yang dituju di PTN yang bersangkutan
  4. Nilai SBMPTN tahun sebelumnya di PTN yang bersangkutan
  5. Banyak diterima di SNMPTN tahun sebelumnya di PTN yang bersangkutan
  6. Track record sekolah di PTN yang bersangkutan
  7. Prestasi sekolah dalam perlombaan tingkat daerah/nasional/internasional.

3. Faktor Pemerataan Daerah

merupakan kebijakan PTN untuk memberikan kuota/jatah kepada daerah yang kelak setelah lulus diharapkan bisa memajukan/berkontribusi untuk daerah asal. Jadi bisa jadi beberapa siswa di daerah terpencil di Indonesia mendapatkan “jatah” daerah, meskipun sebetulnya nilai raport dan indeks sekolah mereka relatif tidak sebaik para pesaing peserta SNMPTN lain yang ada di kota besar.

Pelajari Detail jurusan yang terdapat di website SNMPTN meliputi:

  • Informasi Umum (daya tampung dan kategori),
  • Daftar Jurusan yang Dapat Memilih Program Ini,
  • Sebaran Siswa Diterima,
  • Jumlah Pendaftar,
  • Jumlah Diterima,
  • Jumlah Siswa Diterima Berdasarkan Jurusan,
  • Jumlah Siswa Diterima Berdasarkan Provinsi
Prosentase masuk PTN melalui SNMPTN, SBMPTN, Jalur Mandiri

Selamat mencoba dan mudah-mudahan berhasil serta kesuksesan kepada kita semua. Berikut strategi dan info lengkap SNMPTN 2020

Sebagai informasi bahwa tahun 2019 kemaren siswa SIC yang lulus :

  1. Wisnu Aji Yudar Pratama, jurusan pend seni musik. Universitas Negeri Yogyakarta.
  2. Brilliant Kusuma Rachmat, jurusan ilmu HUKUM, uin Syarif Hidayatullah- jakarta.
  3. Abdel Fattah Attamimi, jurusan international business, saxion university of applied science (belanda)
  4. Tan Jenar Kibar Lantang, jurusan manajemen rekayasa industri-ITB bandung.
  5. Gihad Antar Moursi, jurusan farmasi-Universitas Bhakti Kencana

Lulusan tahun 2018 dari siswa SIC adalah sebagai berikut:

  1. Habieb al-Rahman Habiebie Idrus , jurusan informatika , IPB Bogor
  2. Tengku Hanif Maulana, jurusan teknik sipil , UNBRAW Malang.
  3. Syam Qeisha Kaukaba, jurusan pendidikan kimia, UNESA Surabaya.
  4. Cut Nadia Nur Ilena, Jurusan ilmu kedokteran, Ain Sham University Cairo-Mesir

Lulusan tahun 2017 dari siswa SIC adalah sebagai berikut:

  1. Salwa Habiebie, jurusan ilmu komunikasi, IPB Bogor
  2. Genta Rizkie La Musa, jurusan hukum (kelas international),UI Jakarta.
  3. Naufal Al-Hakim, jurusan fisika, UPI Bandung.
  4. Nyimas Nadya Rachmilia, jurusan kesehatan masyarakat, UNNES Semarang.
  5. Ucik Faruqo Heni, jurusan sistem informasi, UNISBANK Semarang
  6. Adilfalah Abdurrahim, jurusan hubungan internasional, UII Yogyakarta

Lulusan tahun 2016 dari siswa SIC adalah sebagai berikut:

  1. Ahmad Fadhlan Rifaldi, Jurusan Tarbiyah INSTITUT PTIQ JAKARTA
  2. Hebatullah Nanang Sofinal Johan, jurusan pariwisata, UGM
  3. El Nu’man Habiebie Idrus, jurusan komunikasi, IPB Bogor
  4. Muhammad Syauqi Al Abror,Jurusan komunikasi, IPB Bogor
  5. Yahya Haytsam, Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK), ITB- Bandung
  6. Dzakiyya Nur Azizah, jurusan Hubungan Internasional , UNIBRAW (UB)- Malang
  7. Fatkhul adli, jurusan hubungan internasional , umy Yogyakarta
  8. Muhammad Rafid Muqsith, Jurusan Game Application and Technology , Binus University -Jakarta
  9. Fachrul Ihram,jurusan Manajemen-Ekonomi, Universitas Galuh Ciamis.
  10. Abdu Chairoruzikin, jurusan ekonomi , UII Yogyakarta
  11. Ahmad Muhammad Amin Samad, London School Public Relation – Inggris
  12. Biyan Nur Hanifan Dwi Anggoro, Jurusan HI , Universitas Pasundan- Bandung

Lulusan tahun 2015 dari SIC adalah sebagai berikut:

  1. Matin Rosyid, Jurusan Electronic and Electrical Engineering, University of Strathclyde-Inggris
  2. Hamzah Sayyidussyuhada,jurusan teknik, Universitas Siliwangi-Bandung
  3. Ghifari Baihaqi Salsabil, Jurusan pendidikan Ilmu sosial, Universitas Pendidikan Indonesia-Bandung
  4. Muhammad Antar Moursi, jurusan Petroleum and Petrochemical Engineering , Cairo University-Mesir.
  5. Suroiya Rosyid , Jurusan biomedical science , University of Strathclyde -Inggris
  6. Muhammad Syauqi Alsunni,Jurusan Ilmu Sosial & Ilmu Politik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
  7. Shafa Adilia Putri, jurusan ekonomi dan bisnis, Universitas Trisakti-Jakarta
  8. Rizky Ramadian Wijaya, jurusan teknik komputer, Universitas Indonesia- Jakarta
  9. Tengku fauzan, Jurusan Komunikasi penyiaran islam ,STDDI al hikmah-Jakarta
  10. Burhansyah Azhar , jurusan ilmu kedokteran, Cairo University-Mesir.