14 September 2021

Sekolah Indonesia Cairo

Berbudi, berkreasi & berprestasi

Beranjangsana ke Kampung Firaun (Pharaonic Village)

6 min read

Cerita KTS ke kampung Firaun..dipaparkan juga oleh bapak guru Oom Amin


Minggu, 8 November 2020, hari yang ditunggu-tunggu KTS (Kegiatan Tengah Semester). Setelah hampir 9 bulan tidak pernah bertatap muka langsung antara siswa dan guru, akhirnya Sekolah Indonesia Cairo melaksanakan Kegiatan Tengah Semester di Pharaonic Village, sebuah tempat di delta sungai Nil yang menceritakan seluk beluk kehidupan Masyarakat Mesir kuno.

Pagi itu kami melaksanakan briefing langsung dipimpin oleh kepala sekolah SIC Bpk.Ismail Nur, dilanjutkan oleh para guru pendamping mengabsen dan memeriksa kesiapan para siswa untuk melaksanakan kegiatan ini.

Tepat pukul 9.30 kami berangkat dengan menggunakan 1 Coaster dan 2 Eltramko. Perjalanan menuju Pharaonic Village kami tempuh kurang lebih 20 menit. Kami pun sampai ditempat tujuan. Setelah kami mendapatkan Nasi box kami pun mulai memasuki Tongkang (Perahu Datar)yang akan mengantarkan petualang kami. Tiga tongkang disiapkan berpenumpang antara 15-18 orang karena disana masih menerapkan sosial distance untuk tetap menjaga agar kami terhindar dari hal yg tidak diinginkan.

Mula-mula kami menelusuri sungai Nil dan diperkenalkan dengan kepercayaan tuhan-tuhan Mesir kuno, sekitar 2700 SM . Kami melihat patung-patung Tuhan kepercayaan masyarakat Mesir kuno, seperti Amin, Osiris,Bas,Sobek dan lain sebagainya.

Selanjutnya kami melihat peragaan kehidupan Masyarakat Mesir kuno yang langsung diperankan oleh masyarakat Mesir,dimulai dari peragaan istri Raja Firaun yang mengambil Bayi Nabi Musa Di Nil, cara bercocok tanam, kehidupan para Nelayan, tukang kayu, tukang bangunan, pembuatan Mumi, penyulingan Madu dan pemerasan Anggur.

Selanjutnya perjalan kami di daratan, diawali dengan memasuki bangunan imitasi Abo simbel kemudian kami diperkenalkan dengan rumah para raja pada masa lalu serta kehidupan para petani.

Terakhir kami mengunjungi tiga museum yang ada di sana, mulai dari Museum Sadat berisi peninggalan sejarah Presiden Anwar Saddat mulai dari photo pernikahannya ,keluarganya serta photo-photo kejadian bemberontakan yang menewaskannya. Selanjutnya kami memasuki Museum kebudayaan Mesir, yang menyimpan bentuk miniatur kebudayaan Mesir mulai dari masa Sebelum Masehi sampai masa Alexander the great. Terakhir kami memasuki Museum Islami yang memperkenalkan kehidupan perjuangan Islam Mulai dari masa Rasulullah sampai masa Sultan Solahuddin Alayubi.

Begitulah cerita singkat Kegiatan Tengah Semester tahun ini, semoga menambah ilmu dan manfaat untuk siswa pada khususnya serta para dewan guru pada umumnya.

By : O2M

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Wordpress Social Share Plugin powered by Ultimatelysocial